Aqiqah Atau Akikah

Mana yang Benar Aqiqah Atau Akikah? Berikut Penjelasannya! – Umat Islam sering kali memiliki beberapa tradisi penting yang berhubungan dengan ritual keagamaan. Salah satunya adalah ibadah untuk menyambut kelahiran seorang anak. Tujuan dari dilaksanakannya acara aqiqah ini adalah sebagai tanda syukur dan untuk mengungkapkan kebahagian.

Yakni telah diberikan rejeki atas kelahiran bayi mereka. Ritual keagamaan ini kerap dilakukan dengan cara cara tertentu sesuai dengan kaidah Islam. Seringkali, kegiatan ini dirayakan atau disebut sebagai sebuah acara aqiqah atau aqiqah an atau akikah. Namun sebenarnya, manakah istilah penyebutan yang benar? Apakah istilah aqiqah ataukah istilah akikah?

Mungkin Anda saat ini masih merasa bingung, terutama ketika akan membuat undangan syukuran atas kegiatan keagamaan yang akan dilakukan. Penyebabnya adalah kekhawatiran ketika salah menyebutkan acara yang akan dilakukan. Beberapa orang beranggapan bahwa yang benar adalah aqiqah, tapi ada juga akikah. Lalu manakah yang benar? Aqiqah atau akikah yang tepat?

Antara Aqiqah atau Akikah

Membicarakan mengenai aqiqah itu sendiri, maka akan dijelaskan bagaimana penulisan dan istilah kata yang tepat. Ketahuilah bahwa istilah kata aqiqah atau akikah sebenarnya bermakna sama dan keduanya tepat tidak ada yang salah. Akikah sendiri menggunakan bahasa Arab transliterasi dari kata Aqiqah.

Setiap ibadah umat Islam, tentu harus berdasarkan atas yang sudah disyariatkan oleh Allah SWT. Salah satunya adalah aqiqah yang dinilai memberikan manfaat dan hikmah yang begitu besar. Bagi umat manusia, tujuan dari aqiqah ini sendiri adalah sebagai tanda syukur. Yang mana dilakukan dengan prosesi penyembelihan hewan ternak.

Di antaranya seperti ternak kambing yang jumlahnya disesuaikan pada anggora keluarga maupun tetangga. Dengan kata lain, maka arti dari aqiqah sendiri ialah pengurbanan hewan yang telah ada di dalam syariat Islam.

Baca Juga: 7 Inspirasi Souvenir Aqiqah Anak yang Berguna dan Bermanfaat

Arti Aqiqah atau Akikah Lebih Detail

Menurut agama Islam, istilah Aqiqah diambil dari kata ‘al aqqu’ atau dari bahasa lain yaitu ‘alqoto’u’. Di mana arti dari kata tersebut ialah ‘memotong’ dan arti secara keseluruhan adalah ritual memotong kambing untuk ritual aqiqah. Proses ini dilakukan dengan adanya doa khusus diperuntukkan bagi anak di hari ketujuh setelah hari lahirnya.

Namun bisa juga dilakukan di hari keempat belas atau pun hari kedua puluh satu. Ritual ini dapat dilakukan sekaligus ritual cukur rambut anak. Begitu juga ketika pemberian nama yang baik, supaya nantinya diharapkan jadi anak yang baik, sholeh dan sholehah. Apalagi nama adalah doa, yang harus senantiasa diucapkan dengan lafal baik.

Hal ini sesuai dengan makna lain dari akikah itu sendiri yang berkaitan dengan rambut anak. Adapun definisi lain yang dimaksud dari kata aqiqah itu sendiri, yang berarti adalah ‘nama rambut bayi yang baru saja lahir ke dunia’. Pelaksanaan acara keagamaan aqiqah merupakan ajaran dari Rasulullah SAW yang memiliki sisi hukum sunnah dan juga wajib.

Pembagian hukum tersebut didasarkan atas dalil maupun tafsir dari para ulama Islam. Hukum sunnah terkait aqiqah ialah sunnah muakkad yang berarti haruslah diutamakan. Sehingga ketika seorang umat Islam mampu menjalankannya, dengan artian harta cukup, berarti hukumnya dianjurkan.

Dianjurkan juga untuk menjalankan akikah ketika anak berusia masih bayi. Sedangkan bagi mereka yang dalam kondisi harta kurang atau bahkan tidak mampu, ritual akikah ini bisa ditiadakan. Jadi antara Aqiqah atau Akikah, sebenarnya istilah keduanya benar dan memiliki makna yang sama dalam Islam.

Informasi seputar aqiqah, kunjungi website kami dombadombi.id

Support & Follow
Instagram & Facebook