Serba serbi Aqiqah

Menampilkan: 3 HASIL
Menu Aqiqah
Aqiqah Aqiqah Anak Aqiqah Anak Bandung Aqiqah Anak Sesuai Sunnah Aqiqah Atau Akikah Aqiqah Bandung Aqiqah Di Bandung Jasa Aqiqah Anak Jasa Aqiqah Anak Bandung Jasa Aqiqah Bandung Paket Aqiqah Bandung Rekomendasi Aqiqah Rekomendasi Aqiqah Bandung Rumah Aqiqah Di Bandung

Beragam Pilihan Menu Aqiqah

Pilihan Olahan Daging Kambing untuk Menu Aqiqah! Dalam setiap masakan untuk box aqiqah, biasanya terdapat beberapa menu yang berasal dari olahan daging kambing. Olahan tersebut biasanya merupakan sate kambing ataupun gulai kambing. Di beberapa acara aqiqah, sate kambing dan gulai kambing menjadi menu utama olahan dari kambing yang banyak dipilih.

Dalam pengolahannya sendiri, menu olahan daging kambing lumayan cukup sulit untuk dimasak dibandingkan dengan olahan daging ayam. Karena daging kambing memiliki aroma yang khas dan tekstur yang alot jika tidak dimasak dengan benar. Sehingga perlu beberapa cara untuk mengolah daging kambing sebelum dimasak agar aroma khas kambing hilang dan teksturnya empuk.

Rekomendasi Pilihan Olahan Daging Kambing untuk Menu Aqiqah

Sebagai orang tua yang akan mengadakan acara aqiqah, mungkin sedikit bosan jika beberapa olahan daging kambingnya berisi sate dan gulai. Sebenarnya ada beberapa pilihan menu olahan daging kambing lain yang dapat dijadikan sebagai rekomendasi dalam isian box aqiqah. Beberapa olahan berikut merupakan olahan yang jarang sekali ada di menu aqiqah, namun cukup menjadi pilihan jika ingin menjadikannya beda dari yang lain.

Menu Aqiqah Tongseng Daging Kambing

Tongseng merupakan olahan daging kambing yang umumnya mirip dengan gulai namun bumbu yang digunakannya lebih kompleks dan tajam. Tongseng kambing tentunya menggunakan daging kambing, namun bisa juga diganti dengan daging lain seperti daging sapi. Dalam tongseng biasanya tidak hanya berisi dagingnya saja namun terdapat juga tulang kambing yang biasa disebut dengan tengkleng.

Selain itu juga terdapat potongan tomat dan sayuran kol yang membuat olahan santan ini sedikit lebih segar. Tongseng daging kambing memiliki rasa yang gurih dari santan namun sedikit manis dengan aroma yang harum. Tongseng bisa juga dimakan menggunakan nasi ataupun lontong, namun untuk menu aqiqah biasanya menggunakan nasi.

 

Aqiqah Di Bandung

Olahan Semur dari Daging Kambing

Semur merupakan olahan tradisional Indonesia dari bahan dasar daging. Daging yang digunakan biasanya menggunakan daging sapi, namun juga bisa menggunakan daging lain seperti daging kambing. Dalam semur, daging direbus bersamaan dengan kuah dari campuran kecap manis, bawang, pala dan cengkih. Dalam membuat semur, kecap manis merupakan bahan yang iconic karena salah satu bahan penting untuk menguatkan rasa.

Iga Daging Kambing Bakar

Iga merupakan bagian dari daging kambing yang merupakan tulang iga atau tulang rusuk. Iga dikenal dengan iga sapi, namun ternyata iga kambing juga bisa menjadi pilihan menu bakar yang enak. Iga daging kambing ini dapat diolah dengan cara direbus terlebih dahulu dengan berbagai rempah sebelum dibakar. Bumbu bakarnya pun bisa menggunakan madu atau hanya kecap dan mentega. Iga kambing bakar ini bisa menjadi salah satu pilihan menu aqiqah.

Daging Kambing dengan Sambal Bawang

Olahan ini mirip dengan olahan daging kambing tumis, namun bedanya menggunakan campuran sambal bawang ketika menumisnya. Bumbu yang digunakan seperti bawang, cabai merah, kunyit dan jahe dihaluskan dan ditumis hingga harum. Kemudian daging kambing yang telah empuk dimasukkan bersamaan dengan sambal bawang dan ditumis hingga benar-benar matang.

Daging Kambing Kecap Tumis

Pilihan lain menu aqiqah ini merupakan olahan simpel yang dapat menjadi alternatif jika ingin yang lebih sederhana namun tetap enak. Seperti namanya, daging kambing yang telah empuk dan dipotong ini diolah dengan cara ditumis. Campuran tumisannya biasanya bersamaan dengan bawang ataupun cabai rawit untuk menambah pedas. Selain itu bisa juga ditambahkan daun jeruk, serai, dan lengkuas serta kecap manis sebagai ciri khasnya.

 

Jasa Aqiqah Bandung

Rendang Daging Kambing

Rendang merupakan olahan masakan khas daerah Padang, Indonesia. Daging yang digunakan biasanya merupakan daging sapi, namun daging kambing juga bisa menjadi pilihan. Dalam prosesnya, memasak rendang biasanya cukup lama karena dimasak dalam suhu rendah. Bumbu yang digunakan juga dari berbagai macam rempah khas dengan tambahan santan yang terus dipanaskan hingga pekat dan kuahnya menyusut.

Itulah tadi beberapa olahan daging kambing yang dapat menjadi pilihan baru untuk menu aqiqah. Dalam acara aqiqah, menu-menu dalam box aqiqah tentunya menjadi pilihan penting supaya yang menerima box tersebut ikut merasakan bahagia dan bersyukur. Beberapa olahan daging kambing diatas mungkin dapat menjadi ide bagi para orang tua yang ingin mencobanya di rumah.

 

Informasi seputar Aqiqah dan Pemesanan

Aqiqah Bandung Dombadombi
Jl. Andir No.138, RT.001 RW010, Ciroyom,
Kec. Andir, Kota Bandung, Jawa Barat 40183
+6282115300900

Rekomendasi Aqiqah Bandung | Dombadombi
Kavling Leuwidulang Blok A no. 18, RT.06/RW.02, Rancamulya,
Kec. Pameungpeuk, Bandung, Jawa Barat 40376
+62 82121466572

Follow & Support Social Media
Instagram & Facebook

Biaya Aqiqah Di Bandung Termurah dengan Layanan Berkualitas!

Cara Temukan Pusat Domba Aqiqah Bandung Yang Cocok Untuk Anda!

Inilah Ketentuan Aqiqah Yang Wajib Diketahui Orang Tua!

Ini 4 Aturan Waktu Aqiqah Yang Harus Dipahami!

 

 

Informasi Update Qurban 1442 H

qurbanbandung.com

Ketentuan Aqiqah
Ketentuan Aqiqah Aqiqah Anak Aqiqah Anak Sesuai Sunnah Aqiqah Bandung Aqiqah Di Bandung

Inilah Ketentuan Aqiqah Yang Wajib Diketahui Orang Tua!

Inilah Ketentuan Aqiqah Yang Wajib Diketahui Orang Tua! Tidak bisa dimungkiri, saat ini, tidak jarang ada orang tua yang melaksanakan aqiqah untuk anaknya hanya berdasar dan mengikuti hal-hal atau tradisi-tradisi yang pernah dilakukan oleh orang-orang tua sebelumnya.

Hal tersebut sebenarnya sah-sah saja jika rangkaian acara aqiqah itu tetap dilaksanakan sesuai anjuran Islam. Permasalahannya adalah pada acara aqiqah terkadang ada banyak tradisi-tradisi lain yang dilakukan hanya karena orang-orang dulu juga pernah melakukan itu. Hal tersebutlah yang cukup mengkhawatirkan karena ditakutkan kegiatan-kegiatan itu tidak sesuai dengan petunjuk syariat Islam.

Ketentuan Aqiqah Yang Wajib Diketahui Orang Tua

Untuk tetap menjaga kemurnian dari seluruh rangkaian acara yang dilaksanakan pada aqiqah, maka orang tua memang sudah seharusnya memiliki pengetahuan dan pemahaman mendalam terkait hal tersebut. Oleh karena itu, cermati berbagai ketentuan aqiqah yang benar berikut ini.

Ketentuan Hukum

Ketentuan pertama yang perlu dipahami adalah mengenai hukum aqiqah. Hakikatnya, pelaksanaan aqiqah tidak hanya sebagai bentuk rasa syukur dan bahagia saja. Namun, aqiqah dilaksanakan sebagai tanda bahwa anak telah tergadaikan. Hal itu berdasarkan sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Abu Daud, dan Ibnu Majah.

Kata tergadaikan berarti bahwa jika anak meninggal dunia kemudian belum diaqiqah, maka sang anak tidak dapat memberi syafa’at bagi orang tuanya. Oleh karena itu, hukum ketentuan aqiqah adalah sunnah muakkad. Artinya, sangat dianjurkan dan ditekankan untuk dilaksanakan terlebih lagi bagi orang tua yang memang memiliki kelapangan dan kecukupan harta.

Ketentuan Waktu Pelaksanaan

Hari ketujuh setelah kelahiran menjadi waktu paling afdhal pelaksanaan aqiqah. Meski demikian, sejumlah ulama ada yang membolehkan penundaan waktu aqiqah hingga anak belum baligh. Hal itu dilakukan jika orang tua memang belum mampu. Sementara jika anak sudah baligh, maka orang tua tidak lagi bertanggungjawab dan anak dapat mengaqiqah dirinya sendiri.

Ketentuan aqiqah berupa waktu tersebut didasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Baihaqi. Pada hadis tersebut dinyatakan bahwa Nabi Muhammad pernah mengaqiqahkan dirinya sendiri setelah diutus sebagai nabi. Meski demikian, dalil tersebut dinilai lemah, maka sebaiknya orang tua perlu hati-hati dalam menentukan waktu aqiqah.

Ketentuan Hewan Yang Dikurbankan

Berdasarkan ketentuan syariat Islam, hewan yang dapat dikurbankan untuk aqiqah dapat berupa kambing atau domba. Adapun mengenai jumlahnya, maka berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud bahwa orang tua perlu menyembelih dua ekor untuk anak laki-laki dan satu ekor untuk anak perempuan.

Terkait dengan jenisnya, maka ketentuan aqiqah sesuai dengan petunjuk dalil bisa menggunakan hewan dari jenis apa saja. Hal terpenting adalah hewan yang disembelih tersebut dalam kondisi sehat, tidak kurus, tidak memiliki cacat, dan telah berumur lebih dari satu tahun.

Ketentuan Doa Yang Dibaca

Dalam pelaksanaan aqiqah, ada sejumlah rangkaian acara yang akan dilakukan. Seluruh acara tersebut sebaiknya dilaksanakan dengan terlebih dahulu membaca doa. Mulai dari  penyembelihan hewan, maka doa yang dibaca adalah Bismillâhi wallâhu Akbar. Allahumma minka wa laka. Allahumma taqabbal minni. Hadzihi ‘aqiqatu … (menyebutkan nama bayi).

Sementara doa ketika mencukur rambut bayi, yaitu Bismillâhirrahmânirrahîm. Alhamdulillâhirabbil ‘âlamîn. Allâhumma nûrussamâwâti wa nûrusysyamsyi wal qamari, allâhumma sirrullâhi nûrunnubuwwati rasulullâhi shallallâhu‘alaihi wasallam walhamdulillâhi rabbil‘âlamin. Pembacaan doa-doa tersebut termasuk dalam ketentuan aqiqah, maka sudah sebaiknya dilakukan.

Hikmah Dari Ketentuan Aqiqah

Pada dasarnya, setiap hal yang disyariatkan Islam tentu memiliki berbagai hikmah yang sangat luar biasa, tak terkecuali pada pelaksanaan aqiqah. Selain sebagai bentuk pendekatan diri dan wujud syukur kepada Allah, maka aqiqah sejatinya juga dilakukan untuk melindungi anak dari setan sehingga ke depan dapat menjalani hidupnya sesuai dengan petunjuk Allah.

Tidak hanya itu, di balik adanya ketentuan aqiqah, maka ada sebuah hikmah besar. Dalam hal ini, membantu memperkuat tali silaturahmi. Hal itu karena salah satu rangkaian acara dalam aqiqah adalah membagi-bagikan sajian makanan berupa daging hewan kurban kepada tetangga, kerabat, dan fakir miskin.

Demikian informasi seputar berbagai ketentuan aqiqah yang telah diatur dalam Islam. Sudah menjadi kewajiban orang tua untuk mengetahui dan memahami semua hal tersebut untuk memastikan bahwa aqiqah yang dilaksanakan sudah sesuai dengan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

 

Informasi seputar Aqiqah dan Pemesanan

Aqiqah Bandung Dombadombi
Jl. Andir No.138, RT.001 RW010, Ciroyom,
Kec. Andir, Kota Bandung, Jawa Barat 40183
+6282115300900

Rekomendasi Aqiqah Bandung | Dombadombi
Kavling Leuwidulang Blok A no. 18, RT.06/RW.02, Rancamulya,
Kec. Pameungpeuk, Bandung, Jawa Barat 40376
+62 82121466572

Follow & Support Social Media
Instagram & Facebook

 

Artikel Lainnya:

Rekomendasi Dekorasi Aqiqah Bandung!

Aqiqah Nasi Kebuli Bandung Berkualitas Terpercaya!

Tips Mencari Rekomendasi Aqiqah Bandung Yang Profesional

Aqiqah Anak Sesuai Sunnah
Aqiqah Anak Sesuai Sunnah Aqiqah Anak Souvenir Aqiqah Anak Tempat Aqiqah Anak Bandung

Pedoman Aqiqah Anak Sesuai Sunnah Yang Disyariatkan Islam

Pedoman Aqiqah Anak Sesuai Sunnah Yang Disyariatkan Islam! Saat ini, ada banyak tradisi-tradisi yang dilakukan pada saat pelaksanaan aqiqah. Di satu sisi sebenarnya hal tersebut tidak masalah hanya saja di sisi lain dikhawatirkan tradisi-tradisi yang dilakukan tersebut melenceng dari ajaran Rasulullah SAW.

Pada hakikatnya, pelaksanaan aqiqah merupakan suatu bentuk rasa bahagia dan syukur orang tua atas kelahiran sang anak. Aqiqah menjadi salah satu hal yang disyariatkan dalam ajaran agama Islam, maka dalam pelaksanaannya pun perlu dipastikan bahwa aqiqah berjalan sesuai dengan tuntunan Islam baik yang terdapat dalam al-Qur’an maupun hadis.

Pedoman Aqiqah Anak Sesuai Sunnah Yang Disyariatkan Islam

Dikarenakan banyaknya tradisi-tradisi baru yang muncul dalam pelaksanaan aqiqah, maka orang tua tentu saja wajib mengetahui tata cara aqiqah anak sesuai sunnnah. Hal tersebut sangat penting karena berkaitan dengan sah tidaknya pelaksanaan aqiqah yang dilaksanakan. Oleh karena itu, pahami tata cara pelaksanaan acara aqiqah yang benar berikut ini.

Pedoman Penyembelihan Hewan

Dari segi penyembelihan hewan, maka antara bayi laki-laki dan perempuan sebenarnya hampir sama. Penyembelihan hewan bisa menggunakan kambing atau domba. Hal yang membedakan hanyalah terletak pada jumlah hewan yang dikurbankan untuk aqiqah. Dalam hal ini, anak laki-laki menggunakan dua ekor sementara anak perempuan menggunakan satu ekor.

Adapun jenis hewan aqiqah anak sesuai sunnah dapat menggunakan jantan atau betina. Hal yang terpenting adalah hewan tersebut berkualitas, sudah mencapai minimal umur untuk dikorbankan, terbebas dari cacat, dan sehat. Meski demikian, jika orang tua dapat menyiapkan hewan yang gemuk, maka hal itu tentu lebih baik agar semakin banyak orang yang nantinya bisa menikmati dagingnya.

Hewan Aqiqahan Anak Sesuai Sunnah Perlu Dimasak Terlebih Dahulu

Dalam pelaksanaan aqiqah, hewan sebaiknya tidak hanya disembelih kemudian langsung dibagikan kepada orang-orang melainkan daging dari hewan tersebut perlu dimasak terlebih dahulu. Anjuran untuk tidak membagikan daging dalam kondisi mentah disampaikan oleh Imam Al-Baghawi dalam kitab Atahzib.

Maka, agar aqiqah anak sesuai sunnah, pihak penyelenggara aqiqah sebaiknya memang memasak daging hewan kurban kemudian barulah membagikannya kepada orang fakir dalam keadaan siap dimakan. Jika merasa kerepotan, maka penyelenggara aqiqah bisa meminta bantuan atau memakai jasa catering untuk membantu mengolah daging hewan kurban tersebut.

Memakan Sebagian Daging Kurban Aqiqah

Berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi, pada saat proses pemasakan daging hewan kurban sebaiknya dimasak tanpa mematahkan tulangnya. Hal berikutnya yang perlu diperhatikan adalah daging aqiqah yang telah dimasak sebaiknya dinikmati atau dimakan terlebih dahulu oleh keluarga yang sedang menyelenggarakan aqiqah. Setelah itu, barulah daging tersebut dibagikan pada tetangga, fakir miskin, hingga anak yatim.

Pencukuran Dan Pemberian Nama

Tata cara aqiqah anak sesuai sunnah berikutnya adalah mencukur rambut bayi kemudian memberikan nama. Berdasarkan pendapat kuat dari kalangan ulama, pencukuran rambut hukumnya adalah sunnah. Adapun terkait dengan pemberian nama, maka orang tua perlu memberikan sang anak nama yang memiliki arti baik. Hal tersebut karena nama merupakan doa dan nantinya dapat mencerminkan iman dan akhlak dari anak.

Mendoakan Sang Anak

Sama seperti acara-acara pada umumnya, dalam pelaksanaan acara aqiqah pun doa menjadi hal yang wajib dan tidak boleh dilupakan. Mendoakan sang anak yang baru lahir sudah menjadi sunnah Rasulullah  SAW. Bahkan terdapat doa khusus untuk hal tersebut, yakni u’iidzuka bi kalimaatillaahit tammaati min kulli syaithaani wa haammah wa min kulli ‘ainin laammah.

Arti dari doa tersebut pun sangat mendalam, yakni tidak hanya meminta perlindungan untuk sang anak agar selalu berada dalam jalan yang benar. Namun, juga mendoakan sang anak agar terjauh dari berbagai godaan-godaan dan bisikan-bisikan setan. Kemudian, mendoakan anak agar terlindungi dari setiap hal-hal yang penuh kebencian. Doa tersebutlah yang sebaiknya dibacakan kepada anak agar aqiqah anak sesuai sunnah.

Demikian informasi seputar tata cara atau pedoman agar pelaksanaan aqiqah anak sesuai sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW. Sudah menjadi kewajiban penyelenggara aqiqah untuk memahami hal tersebut agar terhindar dari melaksanakan kegiatan-kegiatan yang mungkin saja tidak sesuai dengan ajaran Islam.

 

Informasi seputar Aqiqah dan Pemesanan

Aqiqah Bandung Dombadombi
Jl. Andir No.138, RT.001 RW010, Ciroyom,
Kec. Andir, Kota Bandung, Jawa Barat 40183
+6282115300900

Rekomendasi Aqiqah Bandung | Dombadombi
Kavling Leuwidulang Blok A no. 18, RT.06/RW.02, Rancamulya,
Kec. Pameungpeuk, Bandung, Jawa Barat 40376
+62 82121466572

Follow & Support Social Media
Instagram & Facebook

Aqiqah Nasi Kebuli Bandung Berkualitas Terpercaya!

REKOMENDASI AQIQAH DI BANDUNG, 082115300900

Beberapa Tawaran Paket dari Jasa Aqiqah Bandung Cimahi!