Serba serbi Aqiqah

Menampilkan: 3 HASIL
Domba Aqiqah Di Bandung
Aqiqah Di Bandung Domba Aqiqah Domba Aqiqah Di Bandung Harga Domba Aqiqah Harga Domba Aqiqah Bandung Kambing Aqiqah Qurban dan Aqiqah

3 Kriteria Penting Dalam Memilih Domba Aqiqah Di Bandung Yang Berkualitas!

3 Kriteria Penting Dalam Memilih Domba Aqiqah Di Bandung Yang Berkualitas! Sebagai salah satu syariat Islam, maka pelaksanaan aqiqah tentu saja harus sesuai dengan aturan yang terdapat dalam al-Qur’an dan hadis. Dalam hal ini, bukan hanya tentang tata cara dan waktu saja melainkan juga mengenai pemilihan hewan yang akan disembelih.

Oleh karena itu, para orang tua benar-benar harus memerhatikan hal tersebut. Kekeliruan dalam pemilihan hewan sembelihan tentu menjadi hal yang sangat mengkhawatirkan. Hal itu karena proses menyembelih hewan menjadi salah satu bagian terpenting dalam rangkaian acara aqiqah.

Kriteria Memilih Domba Aqiqah Di Bandung Yang Berkualitas

Berdasarkan syariat Islam, salah satu hewan yang bisa disembelih untuk acara aqiqah adalah domba. Untuk menghindari kesalahan dalam pemilihan domba sembelihan, maka orang tua sebaiknya menanyakan kepada seorang tokoh agama. Namun, pengetahuan agama mengenai hal tersebut sebenarnya penting dimiliki oleh setiap orang tua. Oleh karenanya, simak sejumlah kriteria memilih domba aqiqah di Bandung berikut ini.

Kriteria Umur domba aqiqah di Bandung

Hewan yang bisa disembelih untuk acara aqiqah tidak boleh asal dipilih begitu saja, termasuk dalam segi umur. Sebelumnya, perlu diingat bahwa domba bukan satu-satunya hewan yang bisa disembelih untuk acara aqiqah. Para orang tua juga bisa menggunakan hewan lain seperti unta, sapi, dan kambing.

Berdasarkan penjelasan para ulama, setiap hewan tersebut bisa disembelih jika sudah mencapai minimal ketentuan umur yang disyariatkan Islam. Dalam hal ini, 5 tahun untuk unta, 2 tahun untuk sapi, 1 tahun untuk kambing. Sementara bagi orang tua yang ingin menyembelih domba aqiqah di Bandung, maka minimal umurnya adalah 6 bulan.

Kriteria Kesehatan

Sehat tidaknya hewan menjadi hal penting yang perlu diperhatikan orang tua dalam pemilihan hewan sembelihan. Berdasarkan petunjuk yang terdapat dalam hadis dijelaskan bahwa dalam pembelian hewan aqiqah, maka orang tua hanya boleh memilih hewan yang bebas dari cacat.

Terdapat empat jenis hewan yang bisa mengakibatkannya tidak layak disembelih. Dalam hal ini, hewan yang matanya buta baik sebelah apalagi keduanya, hewan yang  sakit, hewan yang pincang, dan hewan yang sangat kurus. Maka, dalam pembelian domba aqiqah di Bandung sudah seharusnya dilakukan dengan hati-hati dan teliti.

Orang tua sebaiknya memastikan kualitas dari hewan sebelum dibeli. Lebih baiknya, orang tua mendatangi langsung lokasi penjualan agar bisa melihat dengan jelas hewannya. Hal tersebut merupakan hal yang tidak boleh diremehkan karena hewan sembelihan yang tidak sesuai dengan syarat pada akhirnya akan dinilai tidak sah.

Kriteria Jenis Domba Aqiqah Di Bandung Yang Berkualitas

Hakikatnya, hewan terdiri dari dua jenis, yaitu jantan dan betina. Adanya kedua jenis tersebut tidak jarang membuat orang tua bingung memilih jenis hewan yang bisa disembelih, termasuk ketika ingin membeli hewan domba aqiqah di Bandung. Pada dasarnya, hadis hanya menjelaskan secara umum mengenai hewan yang bisa disembelih.

Oleh karena itu, dapat dipahami bahwa baik jantan maupun betina kedunya dapat digunakan sebagai hewan sembelihan untuk aqiqah. Namun, domba jantan paling afdhal. Sebab, domba jantan dinilai jauh lebih gemuk sehingga hal itu membuat semakin banyak orang yang bisa menikmati dagingnya.

Meski demikian, hal itu disesuaikan pula dengan dana yang dimiliki. Sebab, domba jantan umumnya memiliki harga yang jauh lebih mahal. Oleh karena itu, jika memang merasa tidak mampu membeli domba aqiqah di Bandung yang berjenis jantan, maka menyembelih domba betina pun tidak ada masalah. Tidak perlu terlalu memaksakan karena hal paling penting adalah mengenai keikhlasan.

Selain jenis, perlu diingat bahwa jika memilih domba sebagai hewan sembelihan, maka orang tua harus mengetahui bilangannya. Dalam hal ini, 2 ekor domba jika anaknya laki-laki dan 1 ekor domba jika perempuan. Namun, ada keterangan yang menyatakan bahwa jika orang tua tidak mampu membeli 2 ekor untuk aqiqah anak laki-laki, maka bisa menggunakan 1 ekor saja.

Demikian informasi seputar kriteria memilih domba aqiqah di Bandung. Semua kriteria tersebut benar-benar harus diperhatikan agar hewan sembelihan untuk aqiqah dapat dinilai sah. Sebaiknya jangan terlalu tergiur pada harga yang murah karena sejatinya hal yang paling utama adalah kualitas.

 

Informasi seputar Aqiqah dan Pemesanan

Aqiqah Bandung Dombadombi
Jl. Andir No.138, RT.001 RW010, Ciroyom,
Kec. Andir, Kota Bandung, Jawa Barat 40183
+6282115300900

Rekomendasi Aqiqah Bandung | Dombadombi
Kavling Leuwidulang Blok A no. 18, RT.06/RW.02, Rancamulya,
Kec. Pameungpeuk, Bandung, Jawa Barat 40376
+62 82121466572

Follow & Support Social Media
Instagram & Facebook

 

Baca Juga Artikel lainnya:

5 Cara Menemukan Jasa Dengan Harga Dekorasi Aqiqah Di Bandung Pas!

Kualitas Aqiqah Bandung Murah Terjamin!

Aqiqah Nasi Kebuli Bandung Berkualitas Terpercaya!

Domba Aqiqah
Domba Aqiqah Harga Domba Aqiqah Harga Domba Aqiqah Bandung Harga Kambing Aqiqah Bandung Kambing Aqiqah Qurban dan Aqiqah

Syarat Domba Aqiqah yang Wajib Dipenuhi Umat Muslim

Syarat Domba Aqiqah yang Wajib Dipenuhi Umat Muslim – Kehadiran sang buah hati, pastinya akan jadi kado yang terindah dan sangat diharapkan bagi tiap orangtua. Mayoritas umat muslim, menjalankan kegiatan keagamaan aqiqah ini sebagai wujud syukur mereka atas kelahiran bayi yang didambakan. Proses Aqiqah ini dijalankan melalui cara penyembelihan hewan ternak seperti domba.

Selanjutnya, olahan santapan akan dibagikan pada keluarga, kerabat hingga tetangga. Namun ada satu hal yang seringkali jadi pertanyaan para orangtua ketika ingin menjalankan ritual keagamaan ini. Termasuk bagaimana apa itu aqiqah, hukum aqiqah menurut islam, lalu syarat apa saja atas hewan ternak yang akan disembelih.

Namun kali ini, kita akan bahas mengenai syarat dari hewan ternak aqiqah yang akan disembelih tersebut. Misalnya saja ketika Anda memilih hewan ternak berupa hewan aqiqah yang harus memenuhi syarat tertentu. Sebagai tanda syukur orangtua atas kehadiran sang anak, maka Domba Aqiqah yang akan disembelih harus benar benar diperhatikan.

Syarat Domba Aqiqah bagi Umat Muslim

Hukum menjalankan aqiqah itu sendiri ialah sunah muakkad yang berarti sunah yang seharusnya diutamakan. Sehingga sebelum proses penyembelihan hewan domba untuk aqiqah anak, sebaiknya perhatikan beberapa ketentuan yang penting agar sesuai dengan syariat Islam.

Domba yang Cukup Umur

Ada beberapa hewan yang bisa dipilih untuk aqiqah anak, termasuk kambing, unta hingga domba. Misalnya Anda memilih domba aqiqah, maka minimal hewan ternak tersebut sudah berumur lebih dari 6 bulan. Sehingga domba yang berusia masih kecil tidak boleh digunakan untuk disembelih. Usia layak sembelih untuk domba adalah 6 Bulan, sedangkan untuk Kambing adalah 1 tahun.

Baik itu domba yang jantan atau pun domba betina bisa digunakan. Tetapi jika Ayah dan Bunda ada kelapangan Rizki, akan lebih afdhal bila menggunakan domba yang jantan, sebabnya adalah lebih gemuk. Hal ini lantaran tujuan dilakukannya aqiqah slaah satunya untUk berbagi dan juga sebagai wujud syukur.

Tidak Mengalami Cacat

Syarat selanjutnya, yakni hewan ternak tidak boleh mengalami cacat atau haruslah sehat fisiknya. Terdapat 4 jenis cacat yang tidak diperbolehkan ada pada hewan domba untuk aqiqah, yakni seperti berikut.

  1. Mengalami kondisi kebutaan di bagian sebelah yang begitu tampak jelas
  2. Sakit dan begitu tampak jelas kondisi sakitnya
  3. Pincang yang juga begitu tampak jelas
  4. Sangat kurus hingga tidak memiliki sumsum tulang

Olahan Dimasak

Daging domba untuk aqiqah sangat dianjurkan agar dimasak dulu menjadi santapan siap makan sebelum dibagikan. Dengan kata lain, daging tidak dibagikan saat mentah layaknya hewan kurban. Selanjutnya, barulah dagingnya dibagikan pada orang lain, termasuk keluarga, kerabat, hingga tetangga.

Imam Ibnul Qayyim Aujaziyah dalam kitab Tuhfatul Maudud menyebutkan salah satu alasan mengapa sebaiknya daging hewan akikah dibagikan dalam keadaan sudah masak. Menurut beliau, agar orang lain yang menerima daging hewan akikah bisa langsung makan dan tidak repot lagi mengeluarkan biaya untuk memasak daging hewan akikah tersebut.

Baca Juga : Pilihan Harga Paket Aqiqah Di Bandung

Jumlah dari Domba Aqiqah

Secara umum, syarat domba ini berbeda untuk anak laki-laki menggunakan 2 ekor dan aqiqah anak perempuan 1 ekor. Domba untuk aqiqah anak laki laki adalah 2 ekor yang besarnya diharapkan hampir sama atau sekufu atau yang besarnya tidak terlalu jauh. Sedangkan domba untuk aqiqah anak perempuan harus diupayakan yang terbaik.

Itulah tadi penjelasan mengenai syarat aqiqah, termasuk domba aqiqah yang digunakan. Adapun beberapa hikmah dan juga keutamaan ketika Anda menjalankan sunah aqiqah ini. Yaitu kegiatan tersebut mampu meningkatkan rasa syukur pada Allah SWT. Terutama atas rejeki dan karunia yang diberikan, atas kelahiran sang anak.

Adapun manfaat lainnya, yakni menjalankan sunnah Rasulullah SAW dan momen berbagi demi mempererat tali saudara. Selain itu, juga menjadi ungkapan rasa gembira dan berbagai kebahagiaan dengan sesama. Sehingga bagi Anda yang merasa mampu dari segi harta, maka dianjurkan menjalankan sunah Rasul yang satu ini.

Artikel Lainnya dari dombadombi.id

Support dan Follow Social Media
Instagram
Facebook

Qurban dan Aqiqah
Qurban dan Aqiqah Aqiqah Aqiqah Bandung

Perbedaan Utama Qurban Dan Aqiqah

Perbedaan Utama Qurban Dan Aqiqah – Jadi keduanya dalam Islam berhubungan dengan bentuk rasa syukur hamba kepada penciptanya Nya. Meskipun sama-sama dihitung sebagai ibadah dengan menyembelih hewan namun ada perbedaan tujuan, makna, serta tata caranya. Kedua ibadah ini merupakan ibadah sunnah muakad atau sunah yang utama. Yaitu sunah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan.

Penyembelihan hewan yang dilakukan dalam rangka ibadah kepada Allah Swt ada yang rutin dilakukan setiap tanggal 10-13 bulan Dzulhijjah setiap tahunnya. Namun ada pula yang dilakukan pada momen tertentu yaitu rasa syukur atas kelahiran anak. Untuk mengetahui perbedaan keduanya, akan dibahas tata cara dalam paragraf-paragraf selanjutnya.

Perbedaan Utama Ibadah Qurban Dan Aqiqah

Hukumnya qurban dan aqiqah adalah sunah muakkad. Ibadah qurban bila mampu harus dilaksanakan setiap tahun secara rutin selama hidup. Hewan yang jadi sembelihannya, boleh berupa unta, sapi, atau kambing sesuai kemampuan. Qurban ini berbatas waktu hanya 4 hari setiap tahunnya pada hari raya Idul Adha dan 3 hari setelahnya.

Sedangkan aqiqah adalah sunah muakad yang paling baik dilakukan oleh seorang ayah. Jika saat kelahiran seorang anak, sang ayah sedang dalam keadaan tidak mampu, tidak apa-apa bila tidak dilakukan. Suatu saat ketika sang anak dewasa dan mampu membiayai dirinya sendiri, maka ia tidak perlu lagi melakukan aqiqah. Lebih baik lagi apabila dilakukan saat bayi masih berusia 7 hari.

Tata Cara Qurban dan Aqiqah

Untuk tata cara dan syarat yang diberikan antara qurban dan aqiqah tentunya berbeda. Selanjutnya sedikit penjabaran antara kedua ibadah yang sama-sama menyembelih hewan namun dengan makna yang satu sama lain tidak sama. Bagi muslim yang taat, mampu, dan ingin memaksimalkan ibadah, maka pastinya akan dengan senang hati memenuhi dua sunah yang sangat penting ini. Baiklah, tata caranya adalah sebagai berikut:

Qurban

Qurban bagi yang berkelapangan rezeki merupakan suatu kewajiban bagi ulama tertentu berpendapat demikian. Dilakukan pada tanggal 10-13 Dzulhijjah. Ketentuannya laki-laki maupun perempuan sama. Satu hewan qurban yang sesuai dengan syarat yang telah ditetapkan. Setidaknya hewan tersebut berumur 2 tahun untuk sapi. Sedangkan unta telah mencapai usia 5 tahun sebagai syarat sahnya. Sedangkan sapi betina harus genap usia 2 tahun.

Bila seseorang berqurban, maka sebagian dagingnya dapat diambil untuk konsumsi pribadi. Sebagian lagi untuk dibagikan untuk fakir miskin. Sedangkan sebagian lagi untuk tetangga. Hewan sembelihan selain kambing, sapi, unta, dapat juga berupa hewan ternak lainnya seperti kerbau atau biri-biri. Untuk tukang jagal qurban dan aqiqah yang diperbolehkan menyembelihnya adalah yang berakal dan baligh.

Aqiqah

Dalam pelaksanaan aqiqah, seperti halnya qurban di atas, tidak ada syarat khusus penyembelihnya seperti harus laki-laki. Baik laki-laki maupun perempuan diperbolehkan menyembelihnya. Untuk proses aqiqah adalah dilakukan oleh orang tua sebagai wujud rasa syukur atas kehadiran anak dalam rumah tangga mereka. Rumah tangga disebut lengkap dengan hadirnya belahan jiwa. Itulah sebabnya perlu pelaksanaan aqiqah.

Ketentuan pembagian hewan dalam qurban dan aqiqah berbeda. Pembagian yang merupakan tuntunan adalah sebagai berikut. Sepertiga hewan dikonsumsi oleh orang beraqiqah. Sepertiga bagian lagi dapat dijadikan hadiah, sementara sepertiga lainnya untuk disedekahkan. Akan lebih baik lagi apabila sebelum dibagikan hewannya dimasak terlebih dahulu untuk memudahkan yang menerima mengkonsumsinya.

Demikian tadi perbedaan qurban dan aqiqah secara singkat. Sangat dianjurkan agar yang berqurban maupun aqiqah melakukannya dengan penuh keikhlasan. Hanya mengharapkan ridho Allah Swt. Kedua ibadah tersebut pastinya dilakukan untuk lebih mendekatkan diri pada Tuhan Semesta Alam. Tak akan rugi orang yang taat pada perintah Tuhan-Nya.

Baca Juga:

Aqiqah Bandung
4 Tips Memilih Paket Aqiqah Di Bandung
Rekomendasi Paket Aqiqah Di Bandung

Informasi dan Geleri Aqiqah @dombadombi.id